Sudah selayaknya untuk bersyukur ….
2009
Rabu, 21 Oktober 2009 | 06:23 WIB KOMPAS.com – “Nyeruput teh dulu di sini, Neng. Panas banget,” ajak Kusnan (47) sambil menuju lapak warung minuman di sudut Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (20/10). Setumpuk celana pendek dagangannya disampirkan di sandaran kursi plastik

Excerpt from:
Sudah selayaknya untuk bersyukur ….









Comment